Kamis, 20 Desember 2012

Tahu kuning khas Kediri

Kota tahu, sebutan itulah yang akrab diberikan sebagai julukan Kota Kediri. Hal itu, karena salah satu makanan khas Kediri adalah tahu kuning. Jika kita berjalan di sepanjang Jalan Pattimura atau Jalan Yos Sudarso, akan kita jumpai banyak toko yang menjual dan memproduksi tahu kuning.

Sebagaimana namanya, tahu kuning adalah tahu yang berwarna kuning. Secara keseluruhan tahu kuning tidak jauh berbeda dengan tahu putih biasa. Perbedaannya hanya terletak pada warna dan proses akhir pembuatannya. Berikut ini akan dipaparkan beberapa hal tentang tahu kuning. 

Bahan Dasar:

Sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa bahan baku tahu adalah kedelai. Untuk membuat tahu yang berkualitas tinggi lebih baik dipilih kedelai putih berbiji besar. Syarat kedelai yang bagus untuk menghasilkan tahu berkualitas adalah:
1.      bebas dari sisa tanaman (kulit, batu, kerikil, ranting, dll).
2.      tidak berlubang/bebas dari serangan hama
3.      biji kedelai tidak keriput
4.      tidak berbau, dll
 
note : Bahan tambahan yang diperlukan dalam pembuatan tahu kuning adalah asam cuka (kadar 90%) dan kunyit. Menurut Bapak Halim (pengusaha tahu kuning “PONG”, Kediri), “Asam cuka berfungsi untuk memisahkan air dengan sari kedelai serta mengendapkan sari kedelai menjadi tahu”. Sedangkan kunyit berfungsi untuk memberi warna kuning pada tahu. Kunyit hanya diperlukan dalam pembuatan tahu kuning, sedangkan untuk tahu putih tidak diperlukan kunyit.
 
 
Cara Pembuatan :
 
Cara Membuat:

  1.                  bersihkan kedelai dari kotoran (kerikil, batu, ranting, dll);
  2.                  rendam kedelai selama kurang lebih 4 jam;
  3.                  cuci kedelai sampai bersih;
  4.                  giling kedelai menjadi bubur kedelai;
  5.                  rebus bubur kedelai sampai mendidih;
  6.                  setelah mendidih, saring bubur kedelai di atas kain kasa;
  7.                  campurkan asam cuka ke dalam sari kedelai, diamkan beberapa saat;
  8.                  setelah air dan sari kedelai memisah/ sari kedelai mengendap, buang airnya;
  9.                  endapan sari kedelai dicetak sambil di tekan / dipress;
  10.                  setelah endapan tahu mengeras, kemudian dipotong-potong dan siap di pasarkan;
  11.                untuk tahu kuning, tahu yang telah dipotong-potong di rebus dengan larutan kunyit selama 10 menit untuk memberi efek warna kuning.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar