Selasa, 27 November 2012

Lorong kerinduan

kala sang surya tampakkan gagahnya
suara itu memanggil kami
bak terompet isrofil yang harus didatangi
ku berjalan dengan segala angan-angan

kau memang datang
bertemu denganmu dilorong sekolahan
senyummu bak kembang ayu
seakan menahan ucapan tutur kataku

kau hanya berlalu
bersama senyum dan kerling matamu
dan betapa bodohnya diriku
ku hanya mampu tersenyum
tanpa berjabat denganmu

seakan sesal tiada terbendung
panas terik kubiarkan melahap kulitku
kenapa tak kujabat dirimu
padahal ingin bersentuhan adalah keinginan

ahh.. sudahlah
esok pasti ku bertemu lagi
aku yakin..
dan hatiku tak kan berpaling.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar